aku tak menyangka bisa bertemu denganmu disini mas.
dengan cara seperti ini.
setelah di bulan Januari kamu menghilang begitu saja tanpa pamit.
tidak hanya tanpa pamit denganku. tapi juga dengan semua teman di Step One Daffodils.
saat itu kamu tak lagi masuk kelas.
aku berpikir. "kamu kemana mas?"
tapi yasudahlah.
kemudian teman kelas kita berkata kalau kamu mendapatkan pekerjaan di Bandung.
kita satu kelas memberimu selamat dan mendoakanmu agar kamu sukses dengan jalanmu mas..
kamu menghilang begitu saja tanpa pamit.
Ya. begitulah.
aku taklagi memikirkanmu.
karena aku tahu. aku hanya sekilas mengenal kalian semua di kota kecil ini.
aku hanya mampir disini.
termasuk bertemu denganmu mas.
itu juga aku anggap hanya mampir.
nah!! tahan dulu ya kata-kata puitisnya haha.
sampai dimana tadi?
oh iya bebenah ke toilet.
pas aku mau ke toilet.
kebetulan posisi toilet ceweknya harus melewati toilet cowok dulu.
(kalian bayangin sendiri ya haha)
pas menuju ke toilet. aku kan ngelewatin toilet cowok.
pas lewat itu. pintu toilet cowok kebuka.
ada orang yang masuk dan ada orang yang keluar.
entah kenapa aku melihat ke arah orang yang keluar dari toilet.
yang keluar cowok tinggi.
sepersekian detik aku berhenti. aku lihat orang itu.
kok aku kayak kenal? siapa ya?
cowok tinggi itu juga ngelihatin aku.
kita diem beberapa detik. waktu kayak berhenti.
baru deh aku inget. inget dan agak shock.
aku langsung nyeletuk.
"lho mas.. mas masih inget aku gak? aku yang di pare"
si mas diem. mikir.
mungkin doi ngebatin, "ini bocah siapa.. sok kenal" gitu kalik ya hahaha.
tapi mas jawab kok "iya.." dengan suara lirihnya.
aku bales "mas.. ikut ini?" (maksudnya Net)
mas "iya.."
aku "mas batch berapa?"
mas "dua"
aku "bareng ya mas. aku gak ada temennya"
aku gakpaham sih kenapa kata-kata ini bisa keluar. biasanya gak gini haha!
terus si mas "iyaa.." sambil nunjuk tangan ke arah toilet cewek.
aku "iyaa mas. aku ke toilet bentar ya"
*di toilet*
aku heboh luar biasa.
KOK BISA KETEMU SIH? KOK BISAAA?
aku keringet dingin.
mukaku pucat pasi.
aku pingsan di toilet.
*keluar toilet*
aku "udah mas. mau kemana?"
mas "keatas aja. duduk diatas"
kebetulan di lantai atas itu foodcourt dan belum buka.
sembari nunggu jam.
kita ngobrol.
aku "darimana mas?"
mas "dari Surabaya. baru sampai aku"
aku "maksudnya baru sampai? emang naek apa?"
mas "naek pesawat tadi pagi"
aku "walah.. terus kesininya tadi naek apa?"
mas "dari bandara naek Damri. kesininya naek Uber"
aku "ohh.. udah makan mas?"
mas "belum nih.."
aku "yaudah makan mas kalau udah buka foodcourtnya"
mas "iyaa.. eh lihat cv nya dong"
aku kaget, "gakmau ah.. malu. pasti bagusan cv nya mas"
mas "lihat.."
aku "gakmau hehe. ini cv nya mas? bikin sendiri ya? bagus cuma selembar. kalau media itu emang bagusnya selembar sih"
mas "ah gakjuga. ini juga seadanya. eh IPK mu berapa?"
aku kaget (lagi), "gakmau ah. pinteran mas mah. emang mas berapa? cumlaude pasti ya hehe"
*sambil ketawa ketiwi* *biar gak krik* *soalnya mas flat abis*
mas "sedikit cumlaude.."
aku "berapa emang?"
mas "3,65" (kayaknya segitu. aku udah lupa hehe tapi pokoknya 3,6 berapa gitu)
aku "yahhh. aku kalah mah. pinter kamu mas haha"
kurang lebih gitu deh kita ngobrolnya. hehe.
anehnya adalah kok gak canggung ya? padahal baru kenal sebentar di pare.
ngobrol pas di pare pun.. hmm. sekali? apa dua kali ya? kayaknya dua kali doang deh.
tapi kayak udah kenal lama gitu. x))
pas ngobrol itu mas masih pakai kaos.
menjelang jam 11 mas ganti kemeja.
aku nungguin di depan toilet.
bukan depan pintu toiletnya banget yaaa~
*mas keluar toilet*
aku mimisan.
aku lemah. ganteng banget ni orang yassallam.
bayangin deh ya.
orangnya tinggi. putih. proporsional.
pakai kemeja rapi dengan celana bahan dan sepatu matching.
rambut agak basah-basah gitu.
entah itu pakai gel atau air.
ransel digantungin sebelah.
YAALLAH.. NIKMAT MANA LAGI YANG KAU DUSTAKAN~
aku jalannya gak sebelah dia amat-amat.
eh enggak. dia yang jalannya gak sebelah aku amat-amat.
soalnya aku seperti remah biskuit yang dianggurin di toples.
adek mah apa atuh bang~
sembari nunggu jam 13.00
aku sama mas masih nunggu di foodcourt.
tapi udah pindah posisi.
soalnya tadi sempet turun ke bawah lihat-lihat.
etapi balik lagi keatas. hehehe.
mas beberapa kali ke toilet. karena nervous.
terus tiba-tiba jarinya sempet sobek berdarah.
entah sobek kena apa.
aku kaget pas lihat.
dia juga kaget.
tapi lucunya dia bilang, "jariku luka. aku malah udah gak nervous lagi"
aku "hah? kok bisa gitu mas?"
mas "gaktau. kadang suka gini"
aku senyum sambil ngelihatin dia bersihin lukanya.
tapi asli sih. dia kelihatan banget nervousnya.
padahal kalau dipikir.
aku sama dia udah jago dia dong.
sekarang aja udah punya bisnis design sendiri.
"punya kantor sendiri. kecil-kecilan sih di Kediri" gitu katanya.
nah kok bisa coba masih nervous? aneh dan lucu gaksih ni orang? xD
udah dari di kelas speaking kok dia aneh dan lucu gini.
di kelas speaking kan kita semua tiap hari harus presentasi.
latihan ngomong lah di depan kelas.
tapi si mas nih masih malu-malu.
entah kenapa.
kita sekelas termasuk tentor geli ngelihatnya.
haha mas-mas kok kamu lucu sih..
nah.. gantian aku yang ke toilet.
aku titip map merahku ke mas.
map merah yang kayak di foto postingan sebelumnya.
keluar toilet. aku gak lihat map merahku di meja.
aku "map ku dimana mas?"
mas "ini aku masukin tas"
aku kaget dan tertegun.
dalam hati "kenapa bisa kamu masukin tas mas?"
terus map nya dikeluarin dari tas
aku "makasih mas.."
aku masih mikir sampai sekarang tuh.
kenapa dimasukkin tas coba?
kan aku cuma bentar ke toiletnya.
tapi apapun itu. makasih ya mas udah jagain mapku. :))
mengantri interviewpun dimulai.
dengan cara seperti ini.
setelah di bulan Januari kamu menghilang begitu saja tanpa pamit.
tidak hanya tanpa pamit denganku. tapi juga dengan semua teman di Step One Daffodils.
saat itu kamu tak lagi masuk kelas.
aku berpikir. "kamu kemana mas?"
tapi yasudahlah.
kemudian teman kelas kita berkata kalau kamu mendapatkan pekerjaan di Bandung.
kita satu kelas memberimu selamat dan mendoakanmu agar kamu sukses dengan jalanmu mas..
kamu menghilang begitu saja tanpa pamit.
Ya. begitulah.
aku taklagi memikirkanmu.
karena aku tahu. aku hanya sekilas mengenal kalian semua di kota kecil ini.
aku hanya mampir disini.
termasuk bertemu denganmu mas.
itu juga aku anggap hanya mampir.
nah!! tahan dulu ya kata-kata puitisnya haha.
sampai dimana tadi?
oh iya bebenah ke toilet.
pas aku mau ke toilet.
kebetulan posisi toilet ceweknya harus melewati toilet cowok dulu.
(kalian bayangin sendiri ya haha)
pas menuju ke toilet. aku kan ngelewatin toilet cowok.
pas lewat itu. pintu toilet cowok kebuka.
ada orang yang masuk dan ada orang yang keluar.
entah kenapa aku melihat ke arah orang yang keluar dari toilet.
yang keluar cowok tinggi.
sepersekian detik aku berhenti. aku lihat orang itu.
kok aku kayak kenal? siapa ya?
cowok tinggi itu juga ngelihatin aku.
kita diem beberapa detik. waktu kayak berhenti.
baru deh aku inget. inget dan agak shock.
aku langsung nyeletuk.
"lho mas.. mas masih inget aku gak? aku yang di pare"
si mas diem. mikir.
mungkin doi ngebatin, "ini bocah siapa.. sok kenal" gitu kalik ya hahaha.
tapi mas jawab kok "iya.." dengan suara lirihnya.
aku bales "mas.. ikut ini?" (maksudnya Net)
mas "iya.."
aku "mas batch berapa?"
mas "dua"
aku "bareng ya mas. aku gak ada temennya"
aku gakpaham sih kenapa kata-kata ini bisa keluar. biasanya gak gini haha!
terus si mas "iyaa.." sambil nunjuk tangan ke arah toilet cewek.
aku "iyaa mas. aku ke toilet bentar ya"
*di toilet*
aku heboh luar biasa.
KOK BISA KETEMU SIH? KOK BISAAA?
aku keringet dingin.
*keluar toilet*
aku "udah mas. mau kemana?"
mas "keatas aja. duduk diatas"
kebetulan di lantai atas itu foodcourt dan belum buka.
sembari nunggu jam.
kita ngobrol.
aku "darimana mas?"
mas "dari Surabaya. baru sampai aku"
aku "maksudnya baru sampai? emang naek apa?"
mas "naek pesawat tadi pagi"
aku "walah.. terus kesininya tadi naek apa?"
mas "dari bandara naek Damri. kesininya naek Uber"
aku "ohh.. udah makan mas?"
mas "belum nih.."
aku "yaudah makan mas kalau udah buka foodcourtnya"
mas "iyaa.. eh lihat cv nya dong"
aku kaget, "gakmau ah.. malu. pasti bagusan cv nya mas"
mas "lihat.."
aku "gakmau hehe. ini cv nya mas? bikin sendiri ya? bagus cuma selembar. kalau media itu emang bagusnya selembar sih"
mas "ah gakjuga. ini juga seadanya. eh IPK mu berapa?"
aku kaget (lagi), "gakmau ah. pinteran mas mah. emang mas berapa? cumlaude pasti ya hehe"
*sambil ketawa ketiwi* *biar gak krik* *soalnya mas flat abis*
mas "sedikit cumlaude.."
aku "berapa emang?"
mas "3,65" (kayaknya segitu. aku udah lupa hehe tapi pokoknya 3,6 berapa gitu)
aku "yahhh. aku kalah mah. pinter kamu mas haha"
kurang lebih gitu deh kita ngobrolnya. hehe.
anehnya adalah kok gak canggung ya? padahal baru kenal sebentar di pare.
ngobrol pas di pare pun.. hmm. sekali? apa dua kali ya? kayaknya dua kali doang deh.
tapi kayak udah kenal lama gitu. x))
pas ngobrol itu mas masih pakai kaos.
menjelang jam 11 mas ganti kemeja.
aku nungguin di depan toilet.
bukan depan pintu toiletnya banget yaaa~
*mas keluar toilet*
aku lemah. ganteng banget ni orang yassallam.
bayangin deh ya.
orangnya tinggi. putih. proporsional.
pakai kemeja rapi dengan celana bahan dan sepatu matching.
rambut agak basah-basah gitu.
entah itu pakai gel atau air.
ransel digantungin sebelah.
YAALLAH.. NIKMAT MANA LAGI YANG KAU DUSTAKAN~
aku jalannya gak sebelah dia amat-amat.
eh enggak. dia yang jalannya gak sebelah aku amat-amat.
soalnya aku seperti remah biskuit yang dianggurin di toples.
adek mah apa atuh bang~
sembari nunggu jam 13.00
aku sama mas masih nunggu di foodcourt.
tapi udah pindah posisi.
soalnya tadi sempet turun ke bawah lihat-lihat.
etapi balik lagi keatas. hehehe.
mas beberapa kali ke toilet. karena nervous.
terus tiba-tiba jarinya sempet sobek berdarah.
entah sobek kena apa.
aku kaget pas lihat.
dia juga kaget.
tapi lucunya dia bilang, "jariku luka. aku malah udah gak nervous lagi"
aku "hah? kok bisa gitu mas?"
mas "gaktau. kadang suka gini"
aku senyum sambil ngelihatin dia bersihin lukanya.
tapi asli sih. dia kelihatan banget nervousnya.
padahal kalau dipikir.
aku sama dia udah jago dia dong.
sekarang aja udah punya bisnis design sendiri.
"punya kantor sendiri. kecil-kecilan sih di Kediri" gitu katanya.
nah kok bisa coba masih nervous? aneh dan lucu gaksih ni orang? xD
udah dari di kelas speaking kok dia aneh dan lucu gini.
di kelas speaking kan kita semua tiap hari harus presentasi.
latihan ngomong lah di depan kelas.
tapi si mas nih masih malu-malu.
entah kenapa.
kita sekelas termasuk tentor geli ngelihatnya.
haha mas-mas kok kamu lucu sih..
nah.. gantian aku yang ke toilet.
aku titip map merahku ke mas.
map merah yang kayak di foto postingan sebelumnya.
keluar toilet. aku gak lihat map merahku di meja.
aku "map ku dimana mas?"
mas "ini aku masukin tas"
aku kaget dan tertegun.
dalam hati "kenapa bisa kamu masukin tas mas?"
terus map nya dikeluarin dari tas
aku "makasih mas.."
aku masih mikir sampai sekarang tuh.
kenapa dimasukkin tas coba?
kan aku cuma bentar ke toiletnya.
tapi apapun itu. makasih ya mas udah jagain mapku. :))
mengantri interviewpun dimulai.
Komentar
Posting Komentar